Tampilkan postingan dengan label PKN 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PKN 2. Tampilkan semua postingan
Kamis, 21 Desember 2017
Kelas 5 - soal PKN NKRI
A. BERILAH TANDA SILANG (X) PADA HURUF A, B, C, ATAU D PADA JAWABAN YANG BENAR!
1. NKRI adalah singkatan dari ....
a. Negara Kesatuan Republik Indonesia
b. Negara Kebangsaan Rakyat Indonesia
c. Negara Kesatuan Rakyat Indonesia
d. Negara Kebanggaan Rakyat Indonesia
2. Negara Indonesia berdiri tanggal ....
a. 10 Nopember 1945
b. 21 April 1908
c. 8 Oktober 1908
d. 17 Agustus 1945
3. Wilayah negara Indonesia dikenal dari Sabang sampai ....
a. Sumatra
b. Bali
c. Sulawesi
d. Merauke
4. Negara Indonesia dikenal dengan negara kepulauan karena ....
a. Mempunyai pulau yang besar-besar
b. Terdiri dari ribuan pulau
c. Mempunyai pulau yang indah
d. Terdiri dari pulau-pulau kecil
5. Provinsi paling barat Indonesia adalah ....
a. Jawa Barat
b. Sumatra barat
c. Nangroe Aceh Darussalam
d. Kalimantan Barat
6. Bhineka Tunggal Ika mempunyai arti ....
a. Berbeda-beda tetapi sama saja
b. Bersama bergotong royong selau
c. Bersuku- suku sangat beragam
d. Berbeda-beda tetapi tetap satu jua
7. Dari segi geografis, wilayah NKRI terletak diantara dua samudera yaitu Samudera Hindia dan samudra .....
a. Pasifik
b. Atlantik
c. Artik
d. Antartika
8. Wilayah negara Indonesia terkenal dengan sebutan ....
a. Mahabarata
b. Tirai bambu
c. Nusantara
d. Gajah Putih
9. Di sebelah utara, negara Indonesia berbatasan langsung di darat dengan negara ....
a. Pilipina
b. Singapura
c. Australia
d. Malaysia
10. Berikut ini adalah pembagian-pembagian wilayah yang ada dalam NKRI, kecuali ....
a. Kabupaten
b. Provinsi
c. Negara serikat
d. Kecamatan
11. NKRI mempunyai satu bahasa persatuan yaitu bahasa ....
a. Sanskerta
b. Indonesia
c. Jawa
d. Sunda
12. Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan yang berbentuk ....
a. Kesultan
b. Republik
c. Kerajaan
d. Keraton
13. Contoh sikap yang mencerminkan cinta NKRI adalah ....
a. Berkelahi dengan teman beda suku
b. Mengejek budaya daerah lain
c. Berteman dengan orang dari daerah manapun
d. Memilih teman hanya dari yang satu daerah saja
14. Berikut ini adalah hal-hal yang tidak mengancam keutuhan NKRI adalah ....
a. Perkelahian antar kota
b. Permusuhan antar suku
c. Perlombaan olahraga antar provinsi
d. Tawuran antar desa
15. Supaya dapat menjadi bangsa yang maju dan terus berkembang dengan baik maka seluruh warga negara Indonesia harus ....
a. Bersatu dan bergotong royong
b. Beradu pendapat dan selalu berdebat
c. Berlomba dan memicu konflik
d. Bergotong royong memberontak
16. Kewenangan dalam bidang politik luar negeri dan pertahanan keamanan adalah wewenang dari pemerintah .....
a. Pusat
b. Daerah
c. Provinsi
d. Kabupaten
17. Kita dapat menjaga keutuhan NKRI dimulai dari lingkungan ....
a. Sekolah
b. Keluarga
c. Negara
d. Provinsi
18. Salah satu contoh corak kehidupan di masyarakat yang mencerminkan upaya menjaga keutuhan NKRI adalah ....
a. Bertengkar dengan tetangga
b. Kerja bakti di masyarakat
c. Belajar dengan rajin
d. Bekerja sungguh-sungguh
19. Sila di pancasila yang menekankan tentang kurukunan agar NKRI tetap terjaga adalah ....
a. Sila kedua
b. Sila ketiga
c. Sila keempat
d. Sila pertama
20. Jika keutuhan NKRI tetap terjaga maka rakyat Indonesia bisa hidup dengan ....
a. Damai
b. Gelisah
c. Sukses
d. Menderita
Kelas 5 - Materi PKN Keutuhan NKRI
BAB I
NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA
A. PENGERTIAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK
Istilah negara muncul pada zaman renaissance di Eropa. Negara waktu itu diartikan sebagai suatu sistem tugas-tugas publik dan alat-alat perlengkapan yang teratur dalam suatu wilayah tertentu. Dalam arti luas negara merupakan kesatuan sosial(masyarakat) yang diatur secara konstitusional untuk mewujudkan kepentingan bersama.
1. BENTUK-BENTUK NEGARA
1. Negara Kesatuan
Ciri-ciri:
- Penyelenggaraan pemerintahan dilakukan oleh seorang pemerintah yang berada di pusat(pemerintah pusat).
- Pemerintah pusat memiliki wewenang penuh untuk mengatur seluruh wilayahnya melalui pembentukan daerah-daerah yaitu: provinsi,kabupaten atau kota,dst.
- Pelaksanaan pemerintahan negara secara desentralisasi maupun sentralisasi.
* Sentralisasi yaitu bentuk negara di mana semua urusan negara diatur dan diurus oleh pemerintahan pusat
* Desentralisasi yaitu bentuk negara di mana pemerintahan pusat memberi kewenangan terhadap daerah untuk mengatur dan mengurus rumah tangga sendiri berdasarkan kebutuhan dan potensi daerah masing-masing.
Secara umum bentuk negara kesatuan mempunyai sifat-sifat sebagai berikut:
1) Negara mempunyai kedaulatan ke dalam dan ke luar yang dipegang oleh pemerintahan pusat.
2) Dipimpin oleh seorang pemerintah pusat yaitu kepala negara dan memiliki satu lembaga perwakilan rakyat(DPR)
3) Hanya ada satu kebijaksanaan yang menyangkut persoalan politik,ekonomi (fiskal dan moneter),peradilan atau yustisi,agama,serta pertahanan dan keamanan.
2. Negara Serikat (Federasi)
Negara federasi atau negara serikat adalah
negara yang terdiri dari beberapa negara bagian yang membentuk kesatuan di mana setiap negara bagian memiliki kebebasan dalam mengatur urusan dalam negerinya masing-masing.
Contoh negara-negara serikat:
Amerika Serikat,Australia,India,Jerman,Malaysia,
dan Swiss.
Ciri-ciri negara serikat:
1) Negara bagian tidak berdaulat,tapi kekuasaan asli tetap pada negara bagian.
2) Kepala negara dipilih oleh rakyat dan bertanggungjawab kepada rakyat.
3) Tiap kepala negara bagian berwenang membuat UUD sendiri selama tidak bertentangan dengan pemerintah pusat
4) Kepala negara mempunyai hak veto(pembatalan putusan) yang diajukan oleh parlemen(senat dan konggres)
5) Pemerintah pusat memperoleh kedaulatan dari negara-negara bagian.
Bentuk negara Indonesia adalah kesatuan sesuai pasal 1 ayat 1 UUD 1945 yang berbunyi”Negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk republik”.
Sebelumnya Indonesia pernah mengalami perubahan bentuk:
a. 18 Agustus 1945 sampai 27 Desember 1949 bentuk negara Indonesia kesatuan.
b. 27 Desember 1949bsampai 17 Agustus 1950 bentuk negara Indonesia serikat
c. 17 Agustus 1950 sampai sekarang bentuk negara Indonesia kesatuan.
2. BENTUK PEMERINTAHAN
Dalam pasal 1 ayat 1UUD 1945 disebutkan bahwa:”Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik.”
Republik berasal dari kata res yang artinya kepentingan dan publika berarti umum.Jadi republik artinya kepentingan umum.Pemerintahan dipimpin oleh presiden untuk masa jabatan tertentu.
Ada 3 macam republik:
Republik absolut,republik konstitusional,dan republik parlementer.
a. Republik Absolut
Pemerintah atau presiden bersifat diktator(sewenang-wenang)dan tanpa ada pembatasan kekuasaan.Penguasa mengabaikan konstitusi dan peraturan perundang-undangan.Untuk melegitimasi kekuasaaannya digunakan partai politik.Dalam pemerintahan ini fungsi parlemen(perwakilan rakyat)diabaikan.
b. Republik Konstitusional
Presiden memegang kekuasaan sebagai kepala negara sekaligus sebagai kepala pemerintahan.Kekuasaan presiden dibatasi oleh konstitusi dan peraturan perundang-undangan.Dalam melaksanakan pemerintahannya,presiden diawasi secara langsung oleh parlemen(DPR).
c. Republik Parlementer
Presiden hanya berfungsi sebagai kepala negara karena fungsi pemerintahan berada di tangan perdana menteri.Perdana menteri bertanggungjawab kepada parlemen.Kedudukan presiden tidak dapat digugat.Kekuasaan legistatif lebih tinggi daripada kekuasaan eksekutif.
3. SISTEM PEMERINTAHAN
a. Sistem Pemerintahan Parlementer
Para menteri diangkat dan diberhentikan oleh parlemen sehingga mereka bertanggungjawab pada parlemen.Para menteri dipimpin oleh seorang perdana menteri yang bertugas sebagai kepala pemerintahan.
b. Sistem Pemerintahan Presidential
Menteri-menteri diangkat dan diberhentikan oleh presiden.Para menteri tidak bertanggungjawab kepada parlemen tetapi kepada presiden.Menteri-menteri membantu presiden dalam menjalankan pemerintahan.
Presiden berfungsi sebagai kepala negara sekaligus
sebagai kepala pemerintahan.
Sesuai UUD 1945:
*Sistem pemerintahan Indonesia adalah presidential
*Menteri bertanggungjawab kepada presiden sebagai pelaksana pemerintahan.
*Presiden tidak dapat membubarkan DPR
*DPR juga tidak dapat memberhentikan presiden
*DPR bertugas mengawasi jalannya pemerintahan yang dilaksanakan oleh presiden.
*Terdapat saling kontrol sehingga kekuasaan presiden
tidak terbatas atau mutlak(diktator).
B. Wilayah NKRI
1. Indonesia sebagai negara kepulauan
Wilayah Indonesia terdiri atas beribu-ribu pulau merupakan kebanggaan dan kewaspadaan. Bangga karena di dalamnya terdapat potensi kekayaan alam yang bila dikelola dengan baik dan benar akan sangat mendukung dalam mencapai tujuan pembangunan nasional.
Kewaspadaan karena wilayah Indonesia yang begitu luas dengan pulau-pulau yang terpisah oleh laut dan selat sangat dimungkinkan terjadinya disintegrasi bangsa.
· Posisi geografis Indonesia diantara dua benua(Asia dan Australia) dan dua samudra(Hindia dan Pasifik)
· Indonesia berada di garis katulistiwa sehingga wilayahnya subur dengan iklim tropis.
· Hal tersebut berpengaruh secara positif seperti:iptek yang mendukung kemajuan bangsa.
· Pengaruh negatif seperti: mudahnya pengaruh asing yang masuk ke Indonesia misalnya:liberalisme,komunisme,dan budaya asing yang tidask sesuai dengan kepribadian bangsa.
· Bangsa Indonesia harus selalu waspada terhadap HTAG (Hambatan, Tantangan, Ancaman, Gangguan).
2. Batas wilayah NKRI
· Batas daratan:
Utara : Malaysia Timur
Timur: Papua Nugini dan Timor Leste
· Batas lautan:
- Awalnya wilayah teritorial Indonesia berjarak 3 mil mengelilingi masing-masing pulau Indonesia.Hal ini sangat merugikan Indonesia dari segi politik,ekonomi,sosial,budaya,hankam
- Tanggal 13 Desember 1957 melalui Deklarasi Juanda dalam forum konferensi hukum laut internasional batas teritorial Indonesia menjadi 12 mil dihitung dari titik-titik pulau terluar saat air laut surut.
- Tanggal 21 Maret 1980,pemerintah mengumumkan Zona Ekonomi Eksklusif(ZEE) sepanjang 200 mil diukur dari garis pantai terluar saat air surut(UU RI No.5 tahun 1983 tgl.18 November 1983.
3. Pemersatu bangsa Indonesia
Alat pemersatu bangsa:
a. Lambang Negara Indonesia adalah burung Garuda dengan ciri-ciri:
1) Kepala selalu menoleh ke kanan,artinya: NKRI selalu membela kebenaran dan keadilan
2) Jumlah bulu sayapnya tujuh belas,simbol tanggal kemerdekaan Indonesia yaitu tujuh
3) Jumlah bulu ekornya delapan,simbol bulan Agustus
4) Jumlah bulu leher empat puluh lima,artinya Indonesia merdeka tahun 1945
5) Di dada burung Garuda terdapat perisai yang menggambarkan simbol-simbol dasar negara Pancasila
6)
Kaki burung Garuda mencengkeram sebuah pita bertuliskan semboyan”Bhinneka Tunggal Ika”artinya berbeda-beda tetapi tetap satu.
Kaki burung Garuda mencengkeram sebuah pita bertuliskan semboyan”Bhinneka Tunggal Ika”artinya berbeda-beda tetapi tetap satu.
Gambar 2. Lambang Negara Indonesia
b. Bendera Merah Putih

Gambar 3. Bendera Merah Putih
c. Dasar Negara
Dasar Negara Indonesia yaitu Pancasila

Gambar 4. Bunyi Sila Pancasila
d. Bahasa Indonesia
Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan bagi bangsa Indonesia, sesuai dengan isi Sumpah Pemuda.

Gambar 5. Bunyi Sumpah Pemuda
C. Pentingnya Persatuan dan Kesatuan Bangsa
1. Sebagai negara plural/beragam sangatlah penting menjaga keutuhan dari segala macam ancaman,tantangan,hambatan,dan gangguan.
2. Untuk: mencapai cita-cita dan tujuan nasional
(di alinea 4 UUD 1945:1.melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tanah air Indonesia 2.memajukan kesejahteraan umum 3. mencerdaskan kehidupan bangsa 4.ikut serta menciptakan perdamaian dunia).
D. Keutuhan NKRI
1. Bangga sebagai bangsa Indonesia
a. Letak geografis.
b. Budayanya banyak dan bermutu tinggi
c. Ramah tamah penduduknya
d. Sumberdaya alam melimpah
e. Subur
f. Alam indah
g. Iklim tropis
Wujud bangga: cinta pada negara/nasionalisme
2. Kerukunan Bermasyarakat,berbangsa,dan Bernegara
a. Alasan dan tujuan membina kerukunan
- Mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat
- Tercipta suasana aman,tenteram,dan damai.
- Tercipta kebahagiaan lahir dan batin
b. Tantangan dan hambatan pembinaan kerukunan
1) Keterbatasan komunikasi antara pemerintah dengan rakyat khususnya di daerah terpencil.
2) Keragaman kepentingan dan didominasi rasa kesukuan
3) Permasalahan yang muncul akibat perbedaan SARA
4) Berbagai ketimpangan dan kesenjangan sosial
5) Budaya paternalistik dan sikap mental feodal
6) Kemajuan iptek dan era globalisasi yang disalahgunakan sehingga merusak moral bangsa.
c. Pembinaan kerukunan
1) Pemeliharaan dan peningkatan keamanan dan ketertiban umum
2) Peningkatan ketahanan nasional
3) Peningkatan ketertiban dan kepastian hukum
4) Penegakan hukum dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
3. Perilaku Menjaga Keutuhan Negara Dalam Kehidupan Sehari-hari
a. Perasaan hormat
1) Selalu menghargai orang lain,baik di lingkungan keluarga,sekolah,dan masyarakat
2) Memiliki sikap sopan
3) Selalu menghargai orang yang lebih tua
4) Menaati semua peraturan yang berlaku baik dalam kehidupan
5) Selalu bertutur kata santun terhadap orang
b. Setia
1) Bisa mematuhi keputusan bersama
2) Menghargai perjanjian yang sudah dibuat
3) Selalu menepati janji
4) Menghindari sikap meremehkan paraturan-peraturan yang telah disepakati
5) Patuh melaksanakan tugas-tugas dan kewajiban
6) Berpegang teguh pada prinsip hidup terpuji
c. Cinta tanah air
1) Menggunakan produk dalam negeri
2) Berjiwa kepahlawanan
3) Berani membela kebenaran dan keadilan
4) Semangat rela berkorban yang tinggi
5) Bersedia membela kepentingan bersama
d. Membela kebenaran dan keadilan
1) Berani mengakui kesalahan sendiri dan kemenangan orang lain
2) Menghindari perilaku licik dan tercela
3) Bersifat ksatria dan jujur
4) Bersedia mengakui keunggulan atau kelebihan orang lain
5) Bersikap adil
e. Semangat kebersamaan
1) Memiliki perasaan senasib dan sepenanggungan
2) Aktif dalam kegiatan kegotongroyongan
3) Bersikap mengutamakan sikap hidup bersama
4) Tidak meremehkan atau merendahkan orang lain
Rabu, 20 Desember 2017
Kelas 5 - materi PKN
Pancasila
Arti pancasila yang memiliki lima sila
memang terkadang sering di salah artikan sehingga menyebabkan multi tafsir dari
masyarakat umum. Pancasila dalam posisinya sebagai ideologi negara Indonesia
memang memiliki peran vital dan penting, oleh karenanya pemahaman arti pokok
pancasila harus dipahami secara benar. Pentingnya pancasila dalam kehidupan
bernegara dibuktikan dengan adanya pendidikan pancasila ini telah ditanamkan
sejak sekolah dasar. Para pemimpin dan tokoh pendidikan Indonesia sadar bahwa
tidak hanya fungsi lembaga tinggi negara yang bertugas dalam
menjaga martabat dan harkat bangsa ini. Seluruh komponen kehidupan bangsa harus
turut serta dalam menjaga dan mengamalkan panca sila.
Arti Lambang Pancasila
Sebelum kita membahas arti sila pancasila yang
lebih detil ada baiknya kita memahami arti lambang pancasila tersebut yang
digambarkan dalam 5 gambar yang memiliki arti penting.
1. Sila pertama dengan lambang Bintang
– Ketuhanan yang Maha Esa
Bintang pada lambang sila pertama artinya
adalah menerangi dan memberi cahaya bagi bangsa dan negara. Terus memberi
cahaya seperti tuhan yang maknanya adalah jalan terang agar negara dapat
menempuh jalan yang benar.
2. Sila Kedua Lambang Rantai – Kemanusiaan
yang adil dan beradab
Rantai merupakan lambang dari sila kedua,
rantai ini memiliki makna yang sangat besar dan terdiri dari rantai bulat
(melambangkan perempuan) dan rantai persegi (melambangkan laki laki). Rantai
yang saling berkait melambangkan bahwa setiap rakyat baik perempuan dan laki
laki harus bersatu padu untuk agar bisa menjadi kuat seperti rantai.
3. Sila Ketiga Lambang Pohon Beringin –
Persatuan Indonesia
Pohon beringin merupakan pohon yang besar
memiliki ranting luas yang dapat menjadi tempat berteduh yang menyejukkan.
Selain itu pohon beringin juga memiliki akar yang sangat kuat dan menjalar di
mana mana, seperti keanekaragaman suku dan bangsa indonesia yang harus tetap
bersatu.
4. Sila Keempat Lambang Kepala Banteng
– kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan/perwakilan
Kepala banteng memiliki makna bahwa hewan yang
suka berkumpul dan memiliki kepala yang tangguh. Banteng merupakan hewan yang
memiliki jiwa sosial yang tinggi dan suka berkumpul. Artinya kita harus rajin
bermusyawarah dalam menyelesaikan suatu masalah dan dalam mengambil keputusan.
5. Sila Kelima Lambang Padi dan
Kapas- keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Padi dan kapas ini melambangkan kebutuhan dasar
manusia, padi yang menjadi dasar untuk makanan pokok dan kapas untuk kebutuhan
dasar sandang. Jadi lambang ini bertujuan untuk memberikan kebutuhan dasar
setiap bangsa Indonesia secara merata dan adil.
Arti pancasila dan lambangnya
memang sangat vital bagi bangsa kita hukum dan budaya di seluruh Indonesia
hendaknya harus mematuhi dan tidak melanggar serta bertentangan dengan
pancasila. Fungsi
pancasila memang telah menjadi pedoman bangsa Indonesia selama
bangsa ini berdiri. Panca sila
memiliki lima sila yang lambangnya telah kita bahas dalam segmen pertama,
kelima isi sila dalam panca sila ini juga memiliki makna yang cukup penting.
Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila pertama dalam pancasila ini pada umumnya
adalah untuk bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berikut detilnya.
·
Percaya dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan
yang adil dan beradab.
·
Hormat dan menghormati serta bekerjasama antara
pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda sehingga
terbina kerukunan hidup.
·
Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah
sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.
·
Tidak memaksakan suatu agama atau
kepercayaannya kepada orang lain.
Kemanusiaan Yang Adil Dan
Beradab
·
Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan
persamaan kewajiban antara sesama manusia.
·
Saling mencintai sesama manusia.
·
Mengembangkan sikap tenggang rasa.Tidak
semena-mena terhadap orang lain.
·
Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan tidak
semena-mena terhadap orang lain.
·
Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
·
Berani membela kebenaran dan keadilan.
·
Saling menghormati dengan bangsa lain karena
Indonesia merupakan bagian dari dunia Internasional.
Persatuan Indonesia
·
Menjaga Persatuan dan Kesatuan Negara Kesatuan
Republik Indonesia.
·
Rela berkorban demi bangsa dan negara.
·
Cinta akan Tanah Air.
·
Berbangga sebagai bagian dari Indonesia.
·
Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan
bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.
Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam
Permusyawaratan / Perwakilan
·
Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat.
·
Mengutamakan musyawarah dan berdiskusi dalam
mengambil keputusan.
·
Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
·
Bermusyawarah sampai mencapai mufakat dengan
semangat kekeluargaan.
Keadilan Sosial Bagi Seluruh
Rakyat Indonesia
·
Adil terhadap sesama.
·
Membantu Sesama
·
Menghormati dan menghargai hak-hak orang lain.
·
Mengutamakan kepentingan umum di atas
kepentingan pribadi.
Arti pancasila dan kelima sila
di atas harus diamalkan oleh segenap bangsa dan negara Indonesia, tugas DPR sebagai dewan perwakilan rakyat harus
memberikan contoh dalam mengamalkan sila tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)